Kamis, 14 Januari 2016

Review : Kill Me Heal Me

Haloooo sahabat blog akuuu.... lama tak menyapa...
Kali ini kita bahas drakor yang seru, lucu dan romantis abies ini yaaa....
Setelah sekian lama ga ngikutin perkembangan drama korea, baru-baru ini mulai ngikutin lagi. Kali ini kita akan bahas drama korea yang judulnya "Kill Me Heal Me".
Drama ini udah tayang dari Januari 2015 lalu, tapi baru sekarang aku tonton gara-gara banyak yang bahas di forum.


Drama ini menurut aku kerenn banget... kenapa? karena sang tokoh utama, Ji Sung, yang mampu memerankan 7 karakter yang berbeda. Dan kita akan selalu tahu bahwa karakternya telah berubah ketika ia berganti karakter... *Woow... Daebakk...  

Drama ini mengisahkan tentang karakter bernama Cha Do Hyun yang diperankan oleh Ji Sung yang mengidap D.I.D alias kepribadian ganda. Nah, setiap kepribadian lainnya muncul, maka kepribadiannya yang asli akan lupa dan tidak tahu apa-apa yang sudah dilakukan oleh kepribadian lainnya itu muncul. Lalu kemudian kepribadian yang aslilah yang akan bertanggungjawab atas segala hal yang telah dilakukan oleh kepribadian lainnya itu. 

Dari tujuh karakter yang ada dalam kepribadian gandanya itu, yang paling aku tunggu-tunggu kehadirannya adalah kepribadian Ahn Yo Na.. Soalnya, lucu banget liat aktingnya Ji Sung-ahjussi lari-larian mengejar idolanya, dan yang paling lucu adalah saat si Ahn Yo Na ini menyebut kata "oppa" dengan wajah Ji Sung-ahjussi.. wkwk... bisa kamu bayangkan?


Selain kekuatan karakter dan akting hebat Ji Sung, jalan cerita yang dimiliki oleh drama ini juga menarik untuk diikutin. Kita akan dibuat penasaran kemana ending dari cerita drama ini. Awalnya, aku pikir si Oh Ri Jin yang diperanin oleh Hwang Jung Eum ini hanyalah seorang dokter jiwa yang bisa mengobatin sang tokoh utama, Cha Do Hyun. Eeeehhh,..... ternyata, semua karakter yang muncul pada tokoh Cha Do Hyun ini asal mulanya adalah dari Oh Ri Jin. *nah loh, bingung kan??

6 karakter lainnya dalam tubuh Cha Do Hyun

So, pokoknya, kalian tonton az deh nih drama.... dijamin ga bakal nyesal.... selain kalian bakal tertawa terpingkal-pingkal melihat tingkah Ahn Yo Na mengejar-ngejar Oh Ri On, kalian akan juga merasa hangat dengan kisah cinta yang terjalin antara Oh Ri Jin dan Cha Do Hyun. Jadi, selamat menonton yaaa... jangan lupa untuk sharing kesan-kesan kalian selama menonton drama ini yaak... ^_^


»»  Baca selanjutnya...

Minggu, 09 Agustus 2015

Tahukah Kamu? : Sunnah selepas Ijab Qabul

Tahukah kamu selepas ijab qabul pernikahan disunnahkan untuk sholat 2 raka'at?

Sholat sunnah ini dilakukan oleh pasangan suami istri yang baru saja sah...

Berikut cara untuk mengerjakannya :

• Lafaz niatnya : “Usolli sunnata ba’dan nikahi rak’ataini lillahi Ta’ala”Allahu Akbar”: Sahaja aku solat sunat sesudah nikah dua rakaat kerana Allah Ta’ala”

• Rakaat pertama : Membaca surah Al-Faatihah dan surah Al-Kafiruun’

• Rakaat kedua : Membaca surah Al-Faatihah dan surah Al-Ikhlas

• Membaca doa berikut selepas salam:

“YA Allah, Engkau Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, segala puji-pujian bagi-Mu, seru sekalian alam. Ya Allah, aku bersykur kepada-Mu, telah selesai pernikahanku ini, kami memohon pada-Mu Ya Allah Engkau berkatilah pernikahan –ku ini. Engkau jadikanlah aku dan isteriku orang-orang yang soleh. Ya Allah, Ya Rahman, Ya Rahim, pada-Mulah kami memohon pertolongan. Engkau anugerahkanlah padaku isteri/suami yang soleh, Engkau berikanlah akan daku dan isteriku petunjuk dan hidayah agar kami sentiasa di dalam keredhaan-Mu dan tunjukilah kami ke jalan yang lurus sepanjang hidup kami. Engkau berikanlah kami kekuatan untuk memimpin isteri dan anak-anak kami ke jalan yang Engkau redhai. Engkau mesrakanlah kami, bahagiakanlah kami sebagaimana Nabi Muhammad s.a.w dan Siti Khadijah, Nabi Yusuf dengan Zulaikha, Nabi Adam dan Hawa. Engkau anugerahkanlah padaku dan isteriku anak-anak yang ramai dan soleh. Engkau anugerahkanlah kami kesihatan dan kesejahteraan pada isteri/suami dan anak cucu kami sepanjang hayat kami dan sepanjang hayat mereka. Engkau peliharalah kami daripada perkara-perkara yang boleh merosak kemesraan dan kebahagiaan rumah tangga kami”

“Ya Allah ,Ya Rahman, Ya Rahim, Engkau anugerahkanlah kepada kami akan rezeki yang suci dan baik, lindungilah kami dari mendapat rezeki yang keji dan haram. Engkau jadikanlah aku, isteriku/suamiku dan anak-anak kami orang yang rajin mengerjakan solat dan bertaqwa. Engkau berikanlah petunjuk dan jalan sekiranya aku, isteri/suami dan anak-anak ku menyimpag ke jalan yang tidak Kau redhai. Engkau anugerahkanlah padaku, isteri/suami dan keturunan kami kekuatan dan keimanan untuk berbuat baik dan amal soleh sepanjang hayat kami. Engkau peliharalah kami, isteri/suami, anak-anak dan cucu-cucu kami dari sebarang mara bahaya,fitnah,dan malapetaka yang tidak diingini samaada yang lahir mahupun yang batin”

“Ya Allah,Engkau berkatilah umur kami, isteri/suami kami, anak-anak kami, cucu-cucu kami sehinggalah akhir hayat kami dan mereka. Engkau peliharalah kami, isteri/suami kami, anak-anak kami, cucu-cucu kami agar menjadi orang yang taat kepada-Mu Ya Allah, kepada kedua ibubapanya dan taat mengerjakan perintah-Mu dan taat dalam menjauhi larangan-Mu”

“Bahagiakanlah rumah tangga kami Ya Allah,(3 kali),

Engkau berkatilah rumahtangga kami Ya Allah (3 kali)”

Amin ya rabbal a'lamin...

»»  Baca selanjutnya...

Minggu, 12 Juli 2015

Pahami Jejakku

Ketika aku tak lagi terkagum denganmu,
Maka pahamilah jejakku……
Karena mungkin, aku dulu pernah menginginkan dirimu.

Ketika aku tak lagi terkagum denganmu,
Maka pahamilah jejakku…..
Karena mungkin, aku pernah menulis tentang mu dalam setiap untaian doaku.

Dan kini……
Ku tak ingin berharap banyak,
Karena ku tak ingin berpaling kepadaNya.

Wahai hati……
Simpanlah rasa ini,
Rasa kagum kepada seorang insan.
Dan jangan tergesa-gesa dalam memilih.

Wahai hati…….
Tutuplah rapat perasaan ini,
Sampai tiba waktunya memilih,
Memilih yang terbaik untuk masa depan tiba.
Dan jangan biarkan perasaan ini jatuh kepada insan yang hanya terlena menikmati keindahan dunia yang fana.

Ketika aku tak lagi terkagum denganmu,
Maka pahamilah jejakku……
Karena aku tak pernah memaksa hati untuk tetap bersama.
Cukuplah Allah menyatukan kita dalam cinta suci.

Ketika aku tak lagi berharap,
Maka pahamilah jejakku……
Karena saat itu juga aku ikhlas kan semua yang terjadi.

Ketika aku tak lagi banyak bicara,
Maka pahamilah jejakku……
Karena mungkin, aku tak lagi memikirkan persoalan hati.
Sebab, ku tak ingin rasa ini melebihi cintaku kepadaNya.
Percaya akan janjiNya, dan seberapa yakin kita kepadaNya.

@arafhmina
#pahamijejakku #duniajilbab

»»  Baca selanjutnya...

Senin, 11 Mei 2015

Tips dan Trik : Cara Agar Judul Tabel Otomatis Berulang di Tiap Halaman Ms. Word

Pastinya sahabat sekalian pernah donk yah buat tabel, apalagi kalo urusan data - mendata, pasti perlu banget yang namanya pake tabel. Nah, kali ini saya mau sharing tips dan trik cara agar judul tabel yang kita buat bisa otomatis berulang di halaman berikutnya di Microsoft Word. 

Jadi gini ceritanya (*alah),.. karena pekerjaan yang menuntut untuk selalu membuat rekapan data - data kasus tiap bulannya, otomatis rekapan data ga cukup tertuang hanya dalam satu lembaran kertas. Tabel yang ada hasilnya kayak gini :






padahal, pengennya tu tiap lembar halaman di Ms. Wordnya, judul tabel otomatis muncul, jadinya kan enak tinggal masukin datanya doank. Sempat terpikir manual, tapi kan hey, ini Ms. Word loh, masa' kayak gitu az ga bisa. Alhasil, setelah utak atik sana sini di pengaturan tabelnya, nemu deh caranya. Akhirnya, kesampaian deh, bikin tabel kayak gini :


Begini caranya :
1. Blok pada bagian judul tabel yang ingin kita ulangi, kemudia klik kanan, lalu pilih Table Properties.




2. Pada jendela Table Properties, bukalah tab Row, kemudian beri tanda centang pada Repeat as header row at the top of each page.


3. Selesai. Otomatis judul tabel akan selalu berulang di tiap halaman baru. Selamat mencobaaaa...!! ^_^

»»  Baca selanjutnya...

Minggu, 08 Maret 2015

Kisah Tak Berjudul

Tanpa terasa, 1 minggu sudah berlalu sejak aku tahu kenyataan itu.
Waktu berjalan sangat lambat.
Ingin rasanya aku berteriak pada dunia tentang bagaimana kecewanya hatiku.
Tapi aku tahu, aku kecewa, bukan karna kesalahanmu. Tapi kesalahanku.
Aku terlalu berharap lebih padamu.
Maka, kuurungkan niatku.

Aku kembali pada rutinitasku seperti sebelumnya. Masih sama. Seperti sebelum bahkan saat bersamamu.
Kenyataannya, bayangmu masih selalu menghantuiku.
Namun kini, ku coba untuk mengikhlaskan.

Segalanya menjadi nampak terang saat aku tak lagi melihatmu sebagai sosok yang sempurna.
Betapa bodohnya diriku yang sempat terlarut dalam lautan perhatianmu.
Sekarang aku menyadari, aku hanya terbuai.
Ya, terbuai dengan perhatianmu.
Karna kamu, adalah orang pertama yang berhasil mencuri hati dan perhatianku.

Lambat laun, aku mulai mengerti.
Bahwa cinta, tak harus memiliki.
Bahwa cinta, tak harus menerima.
Segala hal yang telah aku berikan padamu, aku ikhlaskan...
Walau aku tau jalannya yang salah, semoga Allah mencatatnya sebagai sebuah pemberian yang tulus.

Apa kamu ingat tentang kado ulang tahunmu yg jelek itu?
Sebuah kartu ucapan warna kuning dg tempelan sana sini bak kerjaan anak TK.
Tidak ada yang tahu bagaimana perasaanku saat membuat itu... tentu saja, kecuali aku, dan Tuhanku.
Aku terbangun jam 1 malam....
Memikirkan ide untuk membuat sebuah kartu ucapan spesial, hanya untukmu.
Berbekal pengetahuan singkat tentang crafting, dan itulah hasilku.
Crafting pertama buatanku. Untukmu. Entah bagaimana perasaanmu menerimanya. Tapi aku tau, itu sangat jelek.
Namun, sekarang, aku sudah mulai belajar lagi. Walau aku tau, mungkin aku tak akan pernah lagi membuatkannya untukmu.

Banyak hal melintas dalam pikiranku.
Sejak tau kenyataan itu, membuatku semakin berpikir.
Mungkin, cara yg ku lalui selama ini salah.
Mungkin, aku terlalu mencintaimu, hingga Allah cemburu dan memberikanku kenyataan pahit itu.

Akhirnya, aku putuskan untuk berdamai saja dengan waktu.
Mencoba menghilangkan semua pikiranku tentangmu.
Seperti katamu di chat dulu, ngapain mikirin kamu, toh kamu belum tentu mikirin aku, bukan?

Tapi, hatiku ternyata sesetia ini.
Aku sendiri tak menyangka.
Bahkan, sudah senyesek ini, batinku selalu mendoakanmu.
Mendoakan kebaikanmu.
Semoga apa yang kau inginkan tercapai.
Seperti yang aku katakan pada bantal wajahmu itu, "Whatever yo are, be a good one".

Biarkan hatiku disini terobati sendiri seiring berjalannya waktu.
Biarkan waktu semua yang akan menjawab.
Dan, biarkan kisah ini tetap menjadi kisah yang tak berjudul di antara kita.

Lagu ini, mewakili perasaanku untukmu...

»»  Baca selanjutnya...

Rabu, 17 Desember 2014

Sajak Selalu Begitu

Bagaimana harus ku katakan perasaan ini?
Setiap bertemu denganmu, aku tak mampu berkata apa-apa,
Bahkan, aku cenderung kaku. Pendiam. Dan hatiku? Rasanya biasa saja,.
Tak ada getar-getar istimewa. Tak banyak cerita yg bisa ku ungkapkan.

Tapi....
Saat berpisah denganmu....
Di tengah jalan aku pasti menyesali,..
Kenapa tadi tak berbicara banyak denganmu?
Kenapa ga bercerita tentang hal itu saja? Atau ini saja?

Selalu begitu.

Bahkan sampai rumah pun, terkadang, aku kembali teringat semua gerak - gerikmu saat bertemu tadi,
Teringat dengan senyumanmu..
Teringat dengan kata - katamu.
Dan, semua itu, selalu berakhir pada kesimpulan,.. "kamu pasti bukan jodohku."

Selalu begitu.

Disaat hatiku senang saat kau pertama kali menyapaku dalam chat...
Disaat hatiku gembira saat menyadari bahwa hari ini kita akan bertemu...
Berjuta gejolak perasaan bermain dalam hatiku.
Dan berjuta kata yang ingin aku ungkapkan saat bertemu denganmu.

Tapi,
Saat bertemu denganmu... mendadak aku menjadi super cool.
Belum lagi melihat sikapmu yang biasa saja dimataku, membuat semangatku semakin menurun.
Dan akhirnya, selalu berakhir pada kesimpulan... "dia tak sesemangat diriku menginginkan pertemuan ini"

Selalu begitu.

Saat hujan,
Saat aku bersujud dalam sholatku,
Bahkan saat bangun dan tidurku,...
Nama dan wajahmu yang pertama terbayang dalam benakku.
Dan tanpa sadar,
Dalam doa lirih yang kupanjatkan tiap akhir sholatku,...
Selalu kudoakan kebaikan atas dirimu.
Semoga diberikan yang terbaik untukmu.

Selalu begitu.
Doa yang mengalir tanpa sadar....

Ketika suatu hari aku bertemu masalah...
Atau ketika mendapatkan kebahagiaan...
Atau ketika aku membutuhkan saran pendapat....
Orang pertama yang terbayang adalah dirimu.

Tapi, siapakah aku?
Orang baru yang kau kenal dekat setahun terakhir.
Bagaimana mungkin bisa meminta waktumu hanya untuk sekedar mendengar celotehanku?

Selalu begitu.

Setiap hari...
Bahkan dalam kesibukanku pun...
Aku selalu teringat dirimu.
Membayangkan apa yang akan kau katakan jika melihat apa yang kulakukan saat ini...
Membayangkan perbincangan denganmu...

Aarghh... sepertinya aku mulai gila.

dan, selalu begitu.

untuk kamu,
yang tak pernah melepaskan hape dari tanganmu saat berjumpa,
yang kan menginjak usia seperempat abad 17 hari lagi...

»»  Baca selanjutnya...